3 Kemungkinan Penyebab Perut Kembung

Studi Kasus. Seorang wanita mengeluh perutnya terasa kembung sejak pagi. Ia bahkan sampai kentut beberapa kali untuk mengeluarkan gas yang berada di perutnya. Rasa kembung di perut kadang juga dia artikan sebagai sakit perut. Meskipun akhirnya pada malam hari perutnya sudah kembali normal, dia tidak mau hal tersebut terulang lagi. Apa lagi rasa kembung di perut yang dialaminya sepanjang hari membuatnya merasa tidak nyaman dalam berkatifitas.

Agar hal tersebut tidak berulang, ia pun mencoba mengidentifikasi 3 kemungkinan penyebab perutnya kembung.

1. Tidak sarapan pagi

Wanita ini terbiasa sarapan pagi setiap hari. Biasanya dia sarapan menggunakan nasi. Hari itu dia tidak sempat sarapan sama sekali. Kemudian dia harus kuliah pagi-pagi. Sepanjang kuliah dia meraka perutnya melilit. Selain itu juga terasa kembung. Oleh karena itu mungkin dia terkena maag. Meskipun kata temannya yang pernah sakit maag, rasa nyerinya berbeda.

Sekitar jam sepuluh, ia mengisi perutnya dengan beberapa buah gorengan dan air putih. Rasa laparnya berkurang, dan perut terasa kenyang. Namun rasa kembung diperutnya tidak hilang. Dia bahkan kentut beberapa kali. Meski tidak bersuara maupun berbau tetap saja tidak meyenangkan. Mungkin tidak sarapan pagi bukanlah penyebab kembung yang dialaminya.

3 Kemungkinan Penyebab Perut Kembung

2. Terpapar AC seharian

Sebagai wanita yang berperawakan kurus, dia lebih tahan terhadap cuaca panas dari pada dingin. Selain itu dia juga tidak tahan terpapar langsung oleh dinginnya AC. Teman-temannya bilang, dia tidak berbakat menjadi orang kaya.

Hari itu, sepanjang kuliah dia terpapar oleh AC. Kebetulan tempat duduknya sejajar dengan posisi AC. Meskipun masih terhalang oleh beberapa temannya yang lain, namun AC masih sedikit terasa. Posisi duduknya di kelas tidak berubah sejak hari sebelumnya. Dengan kata lain dia sudah terpapar AC sekian jam. Bisa jadi efeknya baru terasa hari berikutnya.

Satelah dipikir-pikir lagi, pekan sebelumnya dia juga duduk di tempat yang sama dan terpapar dengan AC yang sama. Namun perut kembung tidak dialaminya waktu itu. Kemungkinan ada penyebab yang lain.

3. Tidur di kamar tanpa kelambu dan selimut

Saat kuliah dia menginap satu malam di kosan. Kamarnya kecil di lantai atas dengan pintu langsung ke teras dan udara terbuka. Terdapat ventilasi udara di atas pintu. Saat itu sedang musim hujan. Hujan turun dengan lebat disertai angin sejak dini hari. Dia tidur tanpa kelambu dan tidak mengenakan selimut pada malam itu.

Seperti diungkapkan sebelumnya, wanita ini tidak begitu tahan terhadap cuaca dingin. Dia juga tidak tahan tidur dengan angin yang berhembus sepanjang malam. Pernah suatu ketika dia tidur satu kamar dengan teman yang menggunakan kipas angin sepanjang malam. Besok harinya dia mengalami perut kembung seharian.

Besar kemungkinan, perut kembung yang dialaminya kali ini karena angin malam yang masuk ke kamar lewat ventilasi. Kebetulan malam itu hujan dan berangin sedangkan dia tidak mengenakan selimut.

Untuk mencegah berulangnya perut kembung, maka dia disarankan untuk tidur dengan mengenakan selimut atau kelambu. Kemudian, untuk menghilangkan kemungkinan lain dia juga harus tetap sarapan pagi dengan teratur dan memilih posisi yang jauh dari AC. Semoga dengan dilakukannya hal tersebut. Dia tidak akan terganggu dengan perut kembung sepanjang hari lagi.

Komentar

  1. Benar sekali ac sering menjadi penyebabnya, apalagi sedang dalam berkendara mobil/bis sering masuk angin.

    BalasHapus

Posting Komentar

Poskan komentar kamu ya