Obat Hipertensi

Ada banyak obat hipertensi atau darah tinggi. Ini adalah beberapa resume yang saya buat dari hasil browsing.

Hidroklorotiazid (HCT)
Golongan : obat diuretik, kelas tiazid
Mekanisme : mengurangi kemampuan ginjal menyerap natrium yang bisa menyebabkan retensi cairan
Indikasi : anti hipertensi lini pertama baik terapi tunggal atau kombinasi dengan antihepertensi lain
Kontraindikasi : riwayat alergi dengan hidroklorotiazid atau obat derivat sulfonamid
Efek samping : mual, muntah, diare, kram perut, sembelit, iritasi lambung, pusing, sakit kepala, gelisah, vertigo
Perhatian : gunakan pada pagi hari. Jika 2x sehari, dosis kedua harus sebelum jam 6 pagi. Harus dihentikan selama 2-3 hari sebelum dimulainya penggunaan obat ACE inhibitor untuk mengurangi resiko hipotensi dosis pertama.
Dosis lazim dewasa untuk hipertensi : awal 25 mg 1 x sehari. Pemeliharaan dapat ditingkatkan menjadi 50 mg / hari

Irserban
Golongan : angiotensin II reseptor antagonist (ACE inhibitor)
Makanisme : menghambat efek angiotensin II, sehingga melebarkan pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah
Indikasi : hipertensi
Dosis : 150 mg satu kali sehari, bisa ditingkatkan menjadi 300 mg per hari. Dosis awal terapi dan pasien 75 tahun ke atas 75 mg satu kali sehari,
Perhatian : gunakan sebelum atau sesudah makan, bisa dikonsumsi dengan obat antihipertensi lain
Efek samping : nyeri otot dan persendian, mual, letih, terasa seperti ingin pingsan, pusing

Obat Hipertensi

Amlodipine
Golongan : Calsium channel blocker (antagonis kalsium)
Mekanisme : melemaskan dinding dan melebarkan dinding pembuluh darah
Indikasi : mengatasi hipertensi dan serangan angina
Dosis : dosis awal 5 mg perhari, bisa ditingkatkan ke dosis maksimum 10 mg per hari.
Efek samping : merasa lelah dan pusing, jantung berdegup kencang, mual dan tidak nyaman di perut, pergelangan kaki membengkak.
Perhatian : Tidak disarankan banyak mengkonsumsi grapefruit (jeruk keprok), karena bisa meningkatkan kadar amlodipine dalam aliran darah.

Komentar