-->

my name

Post a Comment

My name

Nama lengkapku Khairunnisa dan dari kecil biasa dipanggil Nisa. Aku sangat menyukai namaku yang menggunakan bahasa Arab, karena bahasa arab adalah bahasa Al-Quran. Ma ajmala lughatal Quran. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, menjadi The Best Girl. Aku berharap aku bisa seperti namaku tersebut, karena nama adalah doa dan itu adalah doa orang tuaku untukku. Amien.

Dalam kaidah bahasa Arab, susunan bahasa seperti itu disebut ismu tabdil atau dalam bahasa inggris disebut superlative. Maka aku pun bertambah senang karena nama abahku menggunakan susunan yang sama dan sama-sama mengandung huruf kha.

Mungkin karena saking bagusnya nama Khairunnisa, maka banyak pula orang yang memiliki nama yang sama denganku. Apalagi panggilanku Nisa mungkin ribuan sampai jutaan di dunia, maka aku harus terbiasa apabila ada orang yang memanggil Nisa dan bukan aku yang ia maksud.

Yang agak susah mungkin berhubungan dengan barang-barangku, karena kadang aku lupa menaruhnya sembarangan, maka aku pun harus memberi nama barang-barangku. Tapi aku sadar nama nisa benar-benar sangat umum sekali, sehingga kalau sekedar Nisa tidak akan merujuk kepada diriku. Dan akupun menemukan penulisan nama yang sesuai untukku dan aku yakin belum ada yang punya, yaitu N-154. Walaupun ternyata ada juga nama sesuatu yang mirip, tapi itu bukan masalah. Akhirnya aku pun mengunakan N-154 di mana-mana.

Sekarang aku punya pangilan baru, yaitu Pun, yang kalau dilihat dari sudut mana pun tidak ada hubungannya dengan nama asliku. Hal ini bermula dari sulitnya aku melepas logat Banjarku saat awal-awal datang ke Jakarta. Di Banjar, apabila seseorang yang lebih tua memanggilmu, maka sopannya kamu menyahut dengan kata "pun". Dan aku tetap melakukan hal tersebut walau sudah di Jakarta. Karena kebiasaanku tersebut salah satu temanku sering mengolok-olok dengan memanggil Pun, kemudian satu kelompok lalu di luar mereka.

Kalau dulu aku harus menjelaskan apabila ada yang bertanya mengapa aku menjawab "pun" apabila dipanggil, sekarang aku harus menjekaskan kenapa aku dipanggil Pun. Btw, kalau aku dipanggil Pun, terus sahutannya apa ya….

Related Posts

Post a Comment